ROAS Shopee yang bagus itu di atas batas balik modal produk kamu sendiri, bukan satu angka yang sama buat semua toko. Batasnya gampang dihitung: harga jual dibagi sisa untung per order sebelum iklan. Kalau ROAS iklan kamu di bawah angka itu, tiap order dari iklan bikin rugi.
ROAS itu apa
ROAS (return on ad spend) di Shopee Ads artinya penjualan dari iklan dibagi biaya iklan. ROAS 5 artinya tiap Rp1 yang kamu keluarin buat iklan, balik jadi penjualan Rp5.
Yang perlu diingat: penjualan, bukan untung. ROAS 5 bisa cuan di satu produk dan boncos di produk lain.
Cara hitung batas ROAS
Ambil satu produk, terus hitung:
- Harga jual rata-rata setelah diskon.
- Sisa untung sebelum iklan: harga jual dikurangi modal, biaya admin dan layanan Shopee, subsidi ongkir, voucher, dan biaya kemasan.
- Batas ROAS = harga jual ÷ sisa untung sebelum iklan.
Contoh, angkanya cuma ilustrasi:
| Produk A | Produk B | |
|---|---|---|
| Harga jual | Rp100.000 | Rp100.000 |
| Sisa untung sebelum iklan | Rp40.000 | Rp20.000 |
| Batas ROAS | 2,5 | 5 |
Dua produk harganya sama. Di ROAS 4, produk A untung, produk B rugi. Makanya satu target ROAS buat semua produk hampir selalu salah.
Jadi ROAS berapa yang dikejar
- Di bawah batas: tiap order rugi. Benahin listing atau stop iklannya.
- Pas di batas: balik modal. Masih bisa masuk akal buat produk baru yang lagi ngumpulin ulasan, asal sengaja dan ada waktunya.
- Di atas batas: cuan. Ini produk yang layak dikasih budget lebih.
Sebagai gambaran, di 6 toko yang kami pegang (toko kami sendiri dan toko klien), ROAS iklannya (ROI untuk toko di TikTok Shop) ada di kisaran 8,14 sampai 10,38, dan gabungannya 9,3: biaya iklan Rp423 jt jadi penjualan Rp3,94 M. Periode tiap toko beda, angka dari dashboard Seller Centre Shopee dan TikTok Shop Seller Center. Itu bukan target buat semua toko. Dan di toko-toko itu, listing-nya dibenahi dulu sebelum iklannya digas.
Kenapa ROAS kamu rendah
Kalau ROAS di bawah batas, iklannya jarang jadi satu-satunya masalah. Yang paling sering:
- Konversi halaman produk kecil. Orang klik iklan, tapi nggak beli. Iklan nggak bisa benerin ini.
- Kata kunci terlalu luas. Yang datang lagi nyari barang lain.
- Budget lari ke produk yang marginnya tipis. Rame, tapi tiap order cuma nyisa sedikit.
- Harga atau bundle kalah sama kompetitor di hasil pencarian yang sama.
Kami bahas lebih jauh di omset mandek, nambah iklan belum tentu jawabannya.
Langkah biar iklan nggak boncos
- Hitung batas ROAS tiap produk yang diiklanin.
- Matiin atau kecilin iklan yang ROAS-nya di bawah batas lebih dari dua minggu.
- Benahin halaman produknya dulu: nama, foto, deskripsi, harga dan bundle.
- Pindahin budget ke produk yang ROAS-nya di atas batas.
- Cek lagi tiap minggu. Batas berubah kalau harga, modal, atau promo berubah.
Kalau mau dibantu ngitung batas ROAS tiap produk dan baca angka iklan kamu, itu yang kami kerjain di layanan Baca Angka & Iklan. Atau mulai dari sesi bedah toko gratis.