Kalau mau bayar orang buat naikin toko Shopee, pilihannya biasanya tiga: jasa admin toko, agency iklan, atau konsultan dan jasa kelola toko. Yang cocok tergantung masalah toko kamu. Kalau kamu kewalahan sama kerjaan harian, cari jasa admin. Kalau listing udah bagus dan cuma butuh iklan dijalanin, agency iklan. Kalau omset mentok dan kamu belum tahu salahnya di mana, cari yang bisa bedah tokonya dan ikut kelola.
Apa pun pilihannya, minta bukti yang bisa dicek, dan hati-hati sama yang janji angka pasti.
Bedanya tiga jenis jasa
Jasa admin Shopee. Ngerjain kerjaan harian: upload produk, balas chat, proses pesanan, ikut campaign. Cocok kalau tokonya udah jalan dan kamu cuma butuh tangan tambahan. Biasanya nggak nyentuh strategi.
Agency iklan Shopee. Fokus di Shopee Ads: setting, kata kunci, budget. Cocok kalau listing kamu udah kuat dan kamu butuh orang yang ngurus iklannya tiap hari. Masalahnya, iklan yang bagus nggak nolong listing yang jelek.
Konsultan dan jasa kelola toko Shopee. Nyari dulu kenapa omsetnya mentok, terus nyusun urutan benahinnya: market, harga, nama produk, foto, deskripsi, promo, iklan, sampai toko. Ada yang cuma ngasih saran, ada yang ikut ngerjain dan pegang tokonya tiap bulan.
Mana yang cocok buat toko kamu
- Omset mentok, nggak tahu salahnya di mana: mulai dari konsultan atau bedah toko.
- Iklan jalan tapi nggak yakin cuan atau boncos: butuh yang bisa baca angka dan hitung batas ROAS per produk, bukan cuma nambah budget.
- Order udah banyak, kerjaan manual keteteran: jasa admin toko, atau tools dan otomasi.
- Toko baru, belum ada penjualan: riset market dan listing dulu. Iklan belakangan.
Tujuh pertanyaan sebelum bayar
- Bisa lihat bukti dari dashboard, lengkap sama periodenya? Screenshot omset tanpa bulan dan tahun nggak bisa dicek. "Naik 10x" tanpa angka awal juga.
- Kalian jualan di marketplace juga? Yang pernah ngerasain bayar iklan pakai uang sendiri biasanya lebih hati-hati sama budget orang.
- Yang dikerjain apa aja? Minta daftar yang jelas. Cuma iklan? Atau listing, foto, promo juga?
- Siapa yang ngerjain toko aku? Orang yang jualan ke kamu belum tentu orang yang pegang toko kamu.
- Gimana cara ngukur hasilnya? Harus ada angka awal dan laporan yang kamu ngerti.
- Butuh akses akun apa aja, dan kapan? Akses penuh di hari pertama sebelum ada kesepakatan itu tanda bahaya.
- Bayarnya gimana dan ada biaya lain nggak? Fee flat per bulan (retainer), bagi hasil dari omset, atau gabungan? Kalau bagi hasil, dihitung dari angka apa? Termasuk budget iklan: itu bayar ke Shopee atau lewat mereka?
Tanda bahaya
- Janji omset pasti naik sekian kali lipat. Nggak ada yang bisa jamin, karena hasilnya tergantung produk, pasar, dan stok kamu juga.
- Bukti cuma angka besar tanpa periode, tanpa sumber.
- Solusinya selalu "naikin budget iklan".
- Minta bayar di depan untuk paket panjang sebelum ada pemetaan masalah.
Cara kami kerja
Katalaris kelola toko dan iklan Shopee, bukan cuma ngasih saran. Kami jualan di Shopee juga: toko kami sendiri tembus omset Rp20 miliar lebih dari Januari 2025 sampai September 2026, dan yang kami saranin ke klien udah kami tes di toko sendiri. Hasil di toko klien kami tampilin di studi kasus, lengkap sama periode dan screenshot dashboard-nya.
Kami mulai dari sesi bedah toko gratis. Buat sesi itu cukup link toko dan screenshot dashboard, nggak perlu akses akun. Ada dua cara bayar: retainer bulanan, atau bagi hasil dari omset toko yang kami rekomendasiin, karena kami baru dapat banyak kalau omset kamu naik. Angkanya dinego per toko dan dikasih tahu sebelum kerja dimulai. Kami juga milih toko: kami cuma ambil toko yang kami pede bisa naikin, dan kalau nggak yakin, kami bilang. Detail paketnya ada di halaman layanan.