[{"data":1,"prerenderedAt":113},["ShallowReactive",2],{"case-\u002Fstudi-kasus\u002Foleh-oleh-pempek-palembang":3},{"id":4,"title":5,"body":6,"caseId":98,"description":92,"draft":99,"extension":100,"industry":101,"isAnonymous":102,"meta":103,"navigation":102,"path":104,"publishedAt":105,"rawbody":106,"seo":107,"services":108,"slug":109,"stem":110,"summary":111,"__hash__":112},"caseStudies\u002Fcase-studies\u002Foleh-oleh-pempek-palembang.md","Toko oleh-oleh pempek di Palembang",{"type":7,"value":8,"toc":91},"minimark",[9,14,18,21,25,28,31,78,82,85,88],[10,11,13],"h2",{"id":12},"situasi-awal","Situasi awal",[15,16,17],"p",{},"Toko oleh-oleh pempek di Shopee. Tokonya udah jalan, ordernya ada. Masalahnya satu: angkanya mentok.",[15,19,20],{},"Oktober 2025, sebulan sebelum kami pegang, omsetnya Rp47,6 juta dari 440 pesanan. Bukan toko sepi. Tapi juga nggak ke mana-mana.",[10,22,24],{"id":23},"yang-kami-bedah","Yang kami bedah",[15,26,27],{},"Sebelum nyentuh apa pun, kami bongkar dulu. Pertanyaannya sederhana: produk mana yang layak didorong, dan nama sama foto mana yang bikin toko ini kalah di pencarian.",[15,29,30],{},"Yang kami cek di sini sama kayak di tiap toko yang kami pegang:",[32,33,34,42,48,54,60,66,72],"ul",{},[35,36,37,41],"li",{},[38,39,40],"strong",{},"Riset market."," Kompetitor, harga pasar, dan apa yang lagi dicari pembeli oleh-oleh.",[35,43,44,47],{},[38,45,46],{},"Nama produk."," Kata yang beneran diketik pembeli, bukan yang enak dibaca penjual.",[35,49,50,53],{},[38,51,52],{},"Foto produk."," Dibandingin langsung sama foto kompetitor di halaman pencarian yang sama.",[35,55,56,59],{},[38,57,58],{},"Deskripsi."," Keraguan pembeli kejawab sebelum mereka sempat nanya.",[35,61,62,65],{},[38,63,64],{},"Promo dan bundle."," Gimana caranya nilai per order naik tanpa bakar margin.",[35,67,68,71],{},[38,69,70],{},"Iklan."," Mana yang boncos, mana yang beneran ngasih order.",[35,73,74,77],{},[38,75,76],{},"Toko."," Etalase, dekorasi, rating, sampai performa toko.",[10,79,81],{"id":80},"yang-kami-kerjain","Yang kami kerjain",[15,83,84],{},"Bulan pertama, yang dibenahi duluan: nama produk, foto, dan promo. Iklan dirapiin, budget pindah ke yang ngasih order.",[15,86,87],{},"Hasilnya kebaca cepat. November 2025 omsetnya 2,5x dari Oktober.",[15,89,90],{},"Setelah itu kerjanya bukan ganti-ganti strategi tiap minggu. Pola yang jalan diulang tiap bulan. Bundle dan promo disiapin ngikutin musim. Makanya naiknya nggak sekali lewat.",{"title":92,"searchDepth":93,"depth":93,"links":94},"",2,[95,96,97],{"id":12,"depth":93,"text":13},{"id":23,"depth":93,"text":24},{"id":80,"depth":93,"text":81},"oleh-oleh-pempek-palembang",false,"md","Oleh-oleh pempek",true,{},"\u002Fcase-studies\u002Foleh-oleh-pempek-palembang","2026-10-17","---\ntitle: Toko oleh-oleh pempek di Palembang\ncaseId: oleh-oleh-pempek-palembang\nindustry: Oleh-oleh pempek\nsummary: Omset mentok di Rp47,6 juta sebulan. Bulan pertama langsung 2,5x, dan sepanjang Januari sampai September 2026 rata-rata Rp223 juta sebulan.\npublishedAt: 2026-10-17\nisAnonymous: true\n---\n\n## Situasi awal\n\nToko oleh-oleh pempek di Shopee. Tokonya udah jalan, ordernya ada. Masalahnya satu: angkanya mentok.\n\nOktober 2025, sebulan sebelum kami pegang, omsetnya Rp47,6 juta dari 440 pesanan. Bukan toko sepi. Tapi juga nggak ke mana-mana.\n\n## Yang kami bedah\n\nSebelum nyentuh apa pun, kami bongkar dulu. Pertanyaannya sederhana: produk mana yang layak didorong, dan nama sama foto mana yang bikin toko ini kalah di pencarian.\n\nYang kami cek di sini sama kayak di tiap toko yang kami pegang:\n\n- **Riset market.** Kompetitor, harga pasar, dan apa yang lagi dicari pembeli oleh-oleh.\n- **Nama produk.** Kata yang beneran diketik pembeli, bukan yang enak dibaca penjual.\n- **Foto produk.** Dibandingin langsung sama foto kompetitor di halaman pencarian yang sama.\n- **Deskripsi.** Keraguan pembeli kejawab sebelum mereka sempat nanya.\n- **Promo dan bundle.** Gimana caranya nilai per order naik tanpa bakar margin.\n- **Iklan.** Mana yang boncos, mana yang beneran ngasih order.\n- **Toko.** Etalase, dekorasi, rating, sampai performa toko.\n\n## Yang kami kerjain\n\nBulan pertama, yang dibenahi duluan: nama produk, foto, dan promo. Iklan dirapiin, budget pindah ke yang ngasih order.\n\nHasilnya kebaca cepat. November 2025 omsetnya 2,5x dari Oktober.\n\nSetelah itu kerjanya bukan ganti-ganti strategi tiap minggu. Pola yang jalan diulang tiap bulan. Bundle dan promo disiapin ngikutin musim. Makanya naiknya nggak sekali lewat.\n\n\u003C!-- OWNER_INPUT: detail per bulan kalau owner mau cerita lebih (produk yang didorong, bundle apa, momen musim apa), plus omset bulanan Jan–Sep 2026 buat grafik 5 titik. -->\n",{"title":5,"description":92},[],null,"case-studies\u002Foleh-oleh-pempek-palembang","Omset mentok di Rp47,6 juta sebulan. Bulan pertama langsung 2,5x, dan sepanjang Januari sampai September 2026 rata-rata Rp223 juta sebulan.","DrquWDFZf4tOtPlUQ4GdOFQwYURnCk9lPVvMVSfGAMQ",1792433509651]